Masalah: Banyak brand melayani pengecer yang sama melalui beberapa distributor. Sebagai contoh, dalam bahan bangunan, satu distributor mungkin memasok cat, distributor lain memasok perekat, dan distributor ketiga memasok produk pelapis anti bocor ke pengecer yang sama. Demikian pula, dalam barang tahan lama, sebuah pengecer peralatan rumah tangga dapat memesan ke distributor mana pun di kota atau teritori mereka yang memiliki stok tersedia. Pada sebagian besar sistem eksekusi penjualan, mendukung model distribusi seperti ini mengharuskan pembuatan catatan pelanggan yang terduplikasi atau pemeliharaan struktur teritori yang terpisah, sehingga membuat manajemen distributor semakin kompleks.

BeatRoute sebelumnya telah mengatasi tantangan ini dengan memungkinkan sebuah pengecer dipetakan ke beberapa rute. Meskipun hal ini menghilangkan catatan pelanggan yang terduplikasi, brand tetap harus mengatur pelayanan distributor melalui pemetaan rute, sehingga membatasi fleksibilitas struktur teritori mereka.

Dengan rilis ini, BeatRoute memperkenalkan Workzone, sebuah cara baru yang revolusioner untuk mengatur teritori penjualan dan jaringan distributor menggunakan geografi.

Sebuah Workzone dapat dibuat dengan menggambar batasannya pada peta atau dengan memilih wilayah administratif seperti provinsi, kabupaten, kecamatan, dan desa. Setiap Workzone dapat mencakup beberapa rute dan beberapa distributor, sehingga menciptakan lapisan geografis di atas struktur rute yang sudah ada.

Sebagai contoh, sebuah produsen cat mungkin memiliki tiga distributor yang melayani kota yang sama, masing-masing bertanggung jawab atas portofolio produk yang berbeda. Alih-alih mengelola pelayanan distributor melalui beberapa pemetaan rute, brand cukup membuat sebuah Workzone untuk wilayah geografis tersebut dan mengasosiasikan ketiga distributor dengannya. Pengecer di dalam Workzone tersebut kemudian dapat dengan mulus memesan ke distributor yang sesuai berdasarkan proses bisnis, sementara struktur teritori yang mendasarinya tetap sederhana dan mudah dikelola.

Mengapa hal ini penting bagi brand retail

Seiring pertumbuhan jaringan distribusi, struktur teritori menjadi semakin sulit untuk dipelihara. Distributor baru, lini produk, dan model pelayanan sering kali memerlukan perubahan rute yang terus-menerus, sehingga meningkatkan beban administratif dan membuat teritori lebih sulit dikelola.

Workzone menghadirkan model teritori yang skalabel dan mengutamakan geografi, di mana geografi didefinisikan satu kali dan beberapa distributor dapat beroperasi di dalamnya. Brand memperoleh fleksibilitas untuk mendukung bahkan jaringan distribusi yang paling kompleks tanpa perlu mendesain ulang struktur teritori mereka seiring perkembangan bisnis. Hasilnya adalah hierarki teritori yang lebih rapi, administrasi yang lebih sederhana, fleksibilitas operasional yang lebih besar, dan sistem yang terus berkembang seiring pertumbuhan jaringan distribusi.

Merevolusi manajemen teritori bagi brand retail

Workzone merupakan lompatan besar lainnya dalam misi BeatRoute untuk membuat penerapan teknologi dalam penjualan & distribusi retail menjadi sederhana. Setiap inovasi dirancang untuk menghilangkan kendala operasional yang telah lama ada dan memberikan brand retail fleksibilitas untuk menjalankan strategi route-to-market mereka tanpa kompromi. Seiring platform terus berkembang, BeatRoute menetapkan standar baru tentang bagaimana manajemen teritori enterprise modern seharusnya bekerja.

Sudah menjadi pelanggan BeatRoute? Bicaralah dengan Customer Success Manager Anda untuk mengaktifkan Workzone. Baru mengenal BeatRoute? Minta demo untuk melihatnya beraksi.