Banyak brand melayani pengecer yang sama melalui lebih dari satu distributor. Di bahan bangunan, satu distributor memasok cat, yang lain perekat, dan yang ketiga produk pelapis anti bocor. Di barang tahan lama konsumen, seorang pengecer bisa memesan dari distributor mana pun di teritorinya yang memiliki stok. Sebagian besar sistem eksekusi penjualan tidak pernah dirancang untuk kenyataan itu, sehingga brand akhirnya menduplikasi catatan pelanggan atau memaksakan struktur teritorinya agar cocok dengan model distribusi.
Dengan rilis ini, BeatRoute memperkenalkan Workzone, cara menata teritori penjualan dan jaringan distributor yang berangkat dari geografi. Wilayah didefinisikan satu kali, pengecer dipetakan satu kali, dan setiap distributor resmi yang melayani wilayah itu dapat beroperasi di dalamnya.
Mengapa hal ini penting bagi brand retail
Seiring bertumbuhnya jaringan distribusi, struktur teritori biasanya menjadi hal pertama yang runtuh. Setiap distributor, lini produk, atau model layanan baru berubah menjadi satu putaran perubahan rute lagi, dan beban administrasinya bertambah lebih cepat daripada bisnisnya sendiri. Workzone memutus keterkaitan itu. Geografi tetap stabil sementara model distribusi di bawahnya berkembang, sehingga brand dapat mendukung jaringan paling kompleks sekalipun tanpa merancang ulang teritori setiap kali. Hasilnya adalah hierarki yang lebih bersih, administrasi yang lebih sederhana, dan struktur yang terus menskala bersama jaringan.
Manajemen teritori yang lebih sederhana bagi brand retail
Workzone adalah langkah lain dalam misi BeatRoute membuat penerapan teknologi di penjualan dan distribusi retail menjadi sederhana. Setiap rilis dimaksudkan untuk menghapus satu kendala operasional yang sudah lama ada dan memberi brand retail kebebasan menjalankan strategi route-to-market tanpa kompromi.
Sudah menjadi pelanggan BeatRoute? Hubungi customer success manager Anda untuk mempelajari lebih lanjut tentang Workzone. Baru mengenal BeatRoute? Minta demo gratis untuk melihatnya beraksi.
