Kunjungan dokter terhubung ke penjualan apotek
MR melihat resep dokter mana yang menggerakkan stok di apotek sekitar, dan manajer ikut kunjungan di aplikasi.
- Linkage dokter–apotek
- RCPA per dokter
- Joint visit

SFA-DMS UNTUK FARMASI & KESEHATAN
Kunjungan dokter, sampel, RCPA, pesanan OTC, dan stockist dalam satu aplikasi, agar setiap kunjungan bisa menjadi penjualan apotek.
Cakupan & Detailing HCP
dengan Medical Rep

Eksekusi Farmasi & OTC
dengan apotek & stockist

Aktivasi HCP & CME
lewat acara & edukasi

Dipercaya oleh brand pharma & kesehatan terkemuka di dunia






APA YANG DILAKUKAN SOFTWARE SFA FARMASI
Software SFA (sales force automation) farmasi adalah aplikasi yang menjalankan tim lapangan farmasi: medical rep (MR) merencanakan kunjungan ke dokter dan apotek, mengisi laporan kunjungan, mencatat sampel, dan mengajukan klaim biaya.
Aplikasi ini juga mencatat RCPA (retail chemist prescription audit), sehingga manajer melihat resep dokter mana yang menjadi penjualan farmasi di apotek sekitar. Baca panduan SFA farmasi dan HCP engagement kami.

Laporan kunjungan harian (DCR):
Catat setiap kunjungan ke dokter dan apotek di ponsel. Lihat software laporan MR kami.

Absensi dan kunjungan ber-geotag:
Setiap kunjungan membawa tanda lokasi, sehingga laporan yang digelembungkan mudah terlihat.

Klaim perjalanan dan biaya:
Tunjangan disusun dari rute yang benar-benar dijalani MR.

Jejak sampel dan materi promosi:
Apa yang diterima setiap MR, diberikan ke setiap dokter, dan masih tersisa.

Cycle plan dan tour plan:
Tour plan bulanan menurut kelas dokter, disetujui sebelum bulan dimulai.

E-detailing:
Tampilkan video produk di tablet dan lihat apa yang ditonton setiap dokter. Lihat software e-detailing kami.

Kunjungan dibandingkan rencana:
Dokter yang terlewat terlihat selagi masih sempat dikunjungi.

Target dan scorecard:
Scorecard MR, territory, dan tim, terkini sepanjang bulan.

Penjualan apotek dan stockist:
Penjualan apotek dan stockist berdampingan dengan cakupan dokter.
PT Combiphar, perusahaan farmasi Indonesia, menjalankan tim resep dan tim OTC-nya di BeatRoute SFA dengan workflow terpisah. Nurturemed Pharma di Filipina meningkatkan produktivitas medical rep-nya sebesar 20%.
MEMILIH TOOL
Pilih berdasarkan cara tim Anda menjual.
| Jenis tool | Fungsinya | Cocok untuk | Kekurangannya |
|---|---|---|---|
| Aplikasi penjualan lapangan generik | Check-in, log kunjungan, pesanan, dan klaim biaya untuk tim lapangan apa pun. | Tim kecil yang sebagian besar menjual produk OTC lewat toko. | Tidak ada kelas dokter, cycle plan, jejak sampel, atau RCPA, sehingga semuanya berakhir di spreadsheet. |
| Platform yang dibangun sendiri | CRM atau platform low-code yang dibentuk tim IT Anda atau mitra menjadi aplikasi farmasi. | Perusahaan besar yang punya tim IT sendiri dan waktu untuk membangun. | Butuh berbulan-bulan, dan setiap perubahan jadi proyek baru. |
| SFA farmasi berbasis pelaporan kunjungan | DCR, absensi, klaim biaya, sampel, dan cycle plan untuk MR. | Tim khusus resep yang terutama butuh pelaporan. | Mencatat kunjungan dokter, tetapi tidak menghubungkannya dengan penjualan apotek, pesanan OTC, atau stok stockist. |
| SFA farmasi dengan DMS (BeatRoute) | Dasar-dasar MR plus RCPA yang terhubung ke dokter, workflow OTC dan rumah sakit, serta pengelolaan stockist di satu platform. | Perusahaan yang menjalankan tim resep, OTC, dan rumah sakit serta menjual lewat stockist. | Lebih dari yang dibutuhkan jika Anda hanya ingin laporan kunjungan untuk satu tim kecil. |
MR melihat resep dokter mana yang menggerakkan stok di apotek sekitar, dan manajer ikut kunjungan di aplikasi.

Pesanan OTC, trade scheme, dan audit display, dengan stockist di sistem manajemen distributor bawaan.
Lihat sistem manajemen distributor→
Key account manager rumah sakit mendapat norm dan scorecard sendiri, dan CME dilacak hingga kehadiran.

MULAI SEKARANG
Lihat bagaimana BeatRoute menjalankan tim resep, OTC, dan rumah sakit Anda, dengan visit norm dan brand fokus Anda.
GOAL-DRIVEN AI
Mengirim setiap MR ke dokter dan apotek tempat resep mulai menurun.
Menyusun cycle plan mingguan dan bulanan yang menutup kunjungan yang terlewat.
Menyiapkan agenda untuk setiap kunjungan dokter sebelum MR masuk.
Menyarankan produk OTC yang tepat untuk setiap apotek dan stockist, dari daftar produk fokus Anda.
Memeriksa display di apotek dari satu foto ber-geotag.
Menjawab pertanyaan manajer tentang cakupan dokter dan tren resep dalam bahasa sehari-hari.

Jalankan eksekusi route to market farmasi untuk penjualan resep, OTC, dan institusi dengan SFA-DMS Goal-Driven AI dari BeatRoute untuk tim lapangan.
Baca selengkapnya →
PT Combiphar, perusahaan farmasi terkemuka di Indonesia, menerapkan Sales Team App BeatRoute (Sales Force Automation Software) untuk menjalankan…
Baca selengkapnya →
Apa yang harus bisa dilakukan SFA farmasi dibanding aplikasi lapangan umum, di mana kebanyakan tool kurang, apa bedanya dengan CRM farmasi, dan cara…
Baca selengkapnya →FAQ
SFA farmasi tradisional membuktikan bahwa kunjungan terjadi: kunjungan ber-geotag, sampel, dan detailing, sementara MR tetap menyusun rencana besok dari ingatan. BeatRoute juga merencanakan pekerjaannya dengan AI dan menghubungkan setiap dokter dengan penjualan apotek di sekitarnya, plus pesanan OTC dan stok stockist.
Mulailah dari cara tim lapangan Anda menjual. Perusahaan farmasi dengan tim resep, OTC, dan rumah sakit membutuhkan lebih dari laporan kunjungan. Pastikan software mencakup seluruh hari MR: laporan kunjungan harian, absensi ber-geotag, sampel, klaim biaya, dan cycle plan menurut kelas dokter. Lalu periksa apa yang dihubungkannya: RCPA di apotek sekitar setiap dokter, pesanan OTC, dan stok stockist, sehingga penjualan farmasi bisa ditelusuri kembali ke cakupan dokter. Lihat analitik yang didapat manajer, seperti kunjungan dibandingkan rencana dan target per MR, territory, dan tim, serta apakah insentif bisa mengikuti scorecard tersebut. Terakhir, pastikan aplikasinya berjalan offline, terhubung ke sistem ERP dan HR Anda, dan memungkinkan admin mengubah visit norm saat ada peluncuran atau aturan kepatuhan baru, tanpa proyek pengembangan. Bagi perusahaan kesehatan yang beralih dari spreadsheet ke alat digital, pemeriksaan ini lebih penting daripada panjangnya daftar fitur.
Ya. Saat kunjungan, MR mencatat apa yang disetujui dokter untuk diresepkan. RCPA di apotek yang terhubung lalu memeriksanya per molekul dan per dokter, sehingga Anda tahu dokter mana yang mendorong penjualan apotek mana.
Ya. MR resep, OTC trade executive, dan key account manager rumah sakit masing-masing punya visit norm dan scorecard sendiri. Saat Anda meluncurkan produk, membuka territory, atau menghadapi aturan baru, admin mengubah norm di pengaturan. Tidak perlu proyek pengembangan.
Tergantung jumlah tim, produk, dan integrasi Anda. Sebagai contoh, PT Combiphar go-live dengan BeatRoute SFA dalam dua bulan, dengan workflow terpisah untuk tim resep dan tim OTC-nya. BeatRoute terhubung ke sistem ERP, keuangan, dan HR Anda lewat middleware Matrix atau API. Demo adalah cara tercepat untuk mendapat perkiraan untuk kondisi Anda sendiri.
Ya. BeatRoute bekerja offline dan menyinkronkan data saat ponsel terhubung lagi. MR di daerah terpencil atau basement rumah sakit tetap bisa mencatat kunjungan, sampel, pesanan, dan klaim.
Keduanya beririsan. CRM farmasi menyimpan data setiap dokter dan semua kontak dengannya, sering kali juga untuk tim pemasaran dan medis. Software SFA farmasi dibangun di sekitar hari kerja tim lapangan: rencana kunjungan, laporan kunjungan, sampel, klaim biaya, dan pesanan. BeatRoute menyimpan daftar dokter dan apotek serta riwayat kunjungan lengkap, sehingga data yang dibutuhkan tim lapangan ada di aplikasi yang sama. Panduan SFA farmasi kami membahas perbedaannya lebih dalam.