
Nikhil Chaudhary
VP Marketing, BeatRoute
Nikhil memimpin pemasaran di BeatRoute dan membawakan The BeatRoute Podcast.
Lihat profilBeatRoute menentukan toko mana yang dikunjungi tiap salesman, seberapa sering, dan dalam urutan apa, lalu mengirim rute hari itu ke ponsel salesman, motoris, dan tim kanvas untuk jualan dan ambil order.



Dipercaya pemimpin kategori di seluruh dunia








Banyak tim masih membagi beat lewat Excel dan grup WhatsApp, atau memakai aplikasi peta yang hanya mengurutkan titik hari ini. BeatRoute cocok untuk brand yang salesman, merchandiser, atau tim kanvasnya mengunjungi outlet yang sama secara berkala. Kurir atau armada pengiriman yang mengirim ke alamat baru setiap hari lebih cocok memakai software routing armada.
| Routing pengiriman dan armada | Optimasi rute sales | |
|---|---|---|
| Titik kunjungan | Alamat baru setiap hari, sesuai barang yang dikirim | Toko yang sama, dalam siklus mingguan atau bulanan |
| Yang menentukan prioritas | Jam kirim yang dijanjikan ke pelanggan | Nilai outlet, frekuensi kunjungan, dan toko yang wajib didatangi |
| Batasannya | Kapasitas kendaraan, muatan, dan lalu lintas | Jam buka toko, lama kunjungan, hari libur salesman, dan stok di mobil kanvas |
| Hari yang berhasil | Semua kiriman sampai tepat waktu | Semua toko yang jadwalnya hari ini didatangi, dan masih ada waktu untuk jualan |
Nilai dulu cara software menyusun beat, baru cara ia mengurutkan kunjungan hari ini. Beat yang mustahil selesai dalam sehari adalah awal dari toko yang terlewat.
Susun beat dari daftar outlet Anda sendiri, dan pastikan software menghitung waktu tempuh dan lama kunjungan di toko. Di Jabodetabek, dua toko yang dekat di peta bisa terpisah macet panjang.
Yang perlu dicek

Saat hari kerja terpotong, outlet terkecil dilepas lebih dulu dan toko yang wajib didatangi tetap di rute.
Yang perlu dicek

Saat salesman libur, toko-tokonya harus pindah ke hari atau salesman lain. Toko yang tidak dipindah menunggu satu siklus penuh sampai kunjungan berikutnya.
Yang perlu dicek





“Aplikasi yg cepat dan bebas hambatan selama kuota aman…”
“It has enabled our team to better plan, monitor, and analyze field activities with greater accuracy.”
“It is well tailored towards helping the sales team make visits effective…”
“BeatRoute has helped to bring discipline to the sales team, as well as increase efficiency and productivity.”
Sepakati sejak awal siapa yang menjaga daftar outlet tetap bergeotag, terklasifikasi, dan bersih. Daftar yang usang bisa menggagalkan pilot sebelum softwarenya sempat diuji.


Sinkron master outlet
Ambil daftar outlet dari ERP atau DMS Anda, jadi setiap rute berangkat dari daftar terbaru.

Beat plan ke ERP dan dasbor
Ekspor beat plan lewat Excel, API, atau dasbor.

Outlet baru ke alur persetujuan
Outlet baru yang ditambahkan salesman bisa memicu persetujuan di sistem lain Anda.
Ya. Beat plan terbuka di aplikasi sales lapangan BeatRoute di Android dan iOS, untuk salesman, motoris, merchandiser, dan tim kanvas. Aplikasinya tetap jalan tanpa sinyal dan tersinkron saat sinyal kembali. Cara mengelompokkan outlet dan menentukan frekuensi kunjungan ada di halaman software beat plan. Beda perencanaan rute dan optimasi rute dibahas di panduan perencanaan rute.
Mulai dari daftar outlet. Perfetti Van Melle Indonesia memberi geotag pada outlet-outletnya dan menyusun ulang beat lebih dulu. Setelah rutenya berjalan, SFA BeatRoute diperluas ke seluruh tim penjualannya. Cakupan tokonya naik 3x dalam tiga tahun tanpa menambah tim lapangan, termasuk di daerah yang sinyalnya lemah. Lihat studi kasus Perfetti Indonesia.
BeatRoute adalah software berlangganan, dengan harga per pengguna dan modul pada kontrak tahunan, tanpa uji coba gratis. Lihat paket harga.
Kalau salesman Anda sedikit, outletnya beberapa ratus, dan wilayahnya jarang berubah, Excel dan aplikasi peta sudah cukup. Cara ini mulai gagal saat outlet baru masuk tiap minggu, salesman sering libur, atau Anda butuh bukti bahwa kunjungan benar terjadi. Untuk menguji apakah tim Anda sudah melewati batas itu, jalankan uji satu wilayah di bawah, atau minta demo.
Metodenya sama, bobotnya berubah. Di FMCG, banyak warung dan toko kelontong dikunjungi sering, jadi urutan kunjungan paling berpengaruh. Di bahan bangunan dan pelumas, tokonya lebih sedikit tetapi lebih besar, jadi pekerjaannya memilih toko mana yang didatangi minggu ini. Di luar Jawa, jarak antartoko lebih jauh, jadi frekuensi kunjungan dan panjang beat perlu diatur per wilayah, bukan disamakan dengan Jawa.
Diperbarui

VP Marketing, BeatRoute
Nikhil memimpin pemasaran di BeatRoute dan membawakan The BeatRoute Podcast.
Lihat profil
Content Strategist, BeatRoute
Kanika menulis panduan dari pengalaman rollout pelanggan.
Lihat profil