PT Combiphar, perusahaan farmasi dan consumer health di Indonesia, mengganti tools penjualan in-house yang lama dengan BeatRoute SFA (Sales Team App). Tim resep (Rx) dan tim OTC-nya kini bekerja di satu aplikasi, masing-masing dengan alur kerja dan KPI sendiri. Combiphar go live dalam dua bulan.
Sekilas tentang PT Combiphar
- Perusahaan
- PT Combiphar
- Industri
- Farmasi dan consumer health
- Wilayah
- Indonesia
- Pengguna
- Tim penjualan resep (Rx) dan tim OTC
- Tantangan utama
- Tools penjualan in-house yang sudah lama, untuk dua tim dengan cara kerja berbeda
- Solusi
- BeatRoute SFA dengan alur kerja Rx dan OTC yang terpisah
- Go live dalam dua bulan
- Data penjualan historis siap sejak hari pertama
Siapa PT Combiphar?
Combiphar didirikan pada tahun 1971, menurut situs resmi perusahaan. Produknya mencakup consumer health, obat resep, serta nutrisi dan herbal. Merek yang paling dikenal antara lain obat batuk OBH Combi dan Insto. Kantor pusatnya ada di Jakarta, dan pabriknya di Padalarang, Jawa Barat, memproduksi obat ethical dan OTC.
Tantangannya: dua cara menjual, satu tools lama
Combiphar punya tim penjualan besar yang bergerak di apotek, klinik, rumah sakit, dan outlet ritel. Sebelum BeatRoute, tim ini memakai tools penjualan in-house yang sudah lama.
- Rep resep mengunjungi dokter di klinik dan rumah sakit untuk memperkenalkan obat resep.
- Tim OTC melayani apotek dan outlet ritel, tempat order dan ketersediaan produk paling menentukan.
Go live dalam dua bulan
Dalam dua bulan itu, ini yang dikerjakan:
- Alur kerja tim resep (Rx) dan tim OTC dikonfigurasi terpisah, masing-masing dengan KPI sendiri.
- Konfigurasi utama dan integrasi sistem selesai tepat waktu.
- Data penjualan historis disiapkan dan dibersihkan, jadi akurat dan siap dipakai sejak hari pertama.
- BeatRoute memberi pelatihan yang terlokalisasi agar tim cepat terbiasa dengan aplikasi baru.
Pelajaran untuk perusahaan dengan tim resep dan OTC
Yang membuat rollout ini cepat: tim Rx dan tim OTC tidak dipaksa memakai satu alur kerja, dan data lama sudah bersih sebelum pindah sistem.
Punya tim resep dan tim OTC juga? Jadikan ini uji saat memilih SFA.
- Minta vendor menunjukkan kedua alur kerja, masing-masing dengan KPI-nya, sebelum kontrak ditandatangani.
- Lalu tanyakan siapa yang membersihkan data penjualan lama dan kapan, karena di Combiphar langkah itu selesai sebelum hari pertama.
Mengapa BeatRoute
Goal-Driven AI menjaga rep tetap pada target volume resep, cakupan, dan adopsi produk baru, lewat pengingat dan chat. Kunjungan ke dokter, klinik, apotek, rumah sakit, dan kanal OTC tercatat di satu aplikasi. Aplikasi SFA BeatRoute juga dibuat untuk Indonesia: berbahasa Indonesia, tetap jalan saat offline, dan menyinkronkan data saat sinyal kembali.
BeatRoute cocok untuk perusahaan farmasi dan brand consumer health dengan tim medical rep yang besar, yang ingin detailing dan laporan kunjungan dalam satu aplikasi. Baca cara kerja SFA untuk perusahaan farmasi di halaman SFA farmasi BeatRoute, atau lihat software laporan MR untuk tim medical rep.
👉 Minta demo untuk melihat alur kerja Rx dan OTC ini di BeatRoute.
Bacaan selanjutnya

Studi kasus BeatRoute: Nurturemed naikkan produktivitas 20%
Sekilas Perusahaan Nurturemed Pharma Inc. Industri Farmasi Wilayah Filipina Tujuan utama Meningkatkan produktivitas sales rep (PMR) dan onboarding…
Baca→
Bisakah AI Bekerja di Route to Market Farmasi? ft. Hemal Savla
Menampilkan: Hemal Savla, Chief Information Officer, Shalina Healthcare. Host: Nikhil Chaudhary, VP Marketing di BeatRoute. Di mana AI benar-benar…
Baca→
Software SFA Farmasi: Medical Rep, Apotek, OTC
Software SFA farmasi (pharma SFA) untuk medical rep, plus DMS untuk distributor: laporan kunjungan, sampel, audit apotek, dan pesanan OTC di satu…
Baca→