Aplikasi SFA untuk Tim Sales Lapangan
Aplikasi SFA (sales force automation) adalah aplikasi ponsel salesman untuk rute kunjungan, check-in toko, taking order, penagihan, dan foto rak. BeatRoute jalan di Android dan iOS, juga tanpa sinyal, dan menyarankan apa yang dijual di toko berikutnya.

Sehari kerja salesman di aplikasi SFA, dari toko ke toko
- Sebelum toko pertama. Salesman absen dengan GPS dari dalam wilayahnya, lalu membuka daftar toko hari ini sesuai urutan kunjungan. Scheduling AI Agent mengurutkan toko menurut nilai tiap kunjungan, dan target pribadi hari itu sudah tampil di ponsel.
- Di toko. Setelah check-in, salesman melihat tagihan yang belum lunas dan produk yang biasa diambil toko itu. Order AI Agent menyarankan SKU dengan promo toko sudah terhitung. Penagihan dicatat langsung ke piutang toko, dan foto rak dinilai terhadap planogram oleh audit visual merchandising.
- Saat sinyal hilang. Kunjungan tetap jalan, misalnya di dalam pasar tradisional atau di jalan antarkota. Pesanan dan pembayaran tersimpan di ponsel, lalu kunjungan dan foto terkirim di latar belakang begitu jaringan kembali.
- Tutup hari. Salesman check-out dan melihat kunjungan, pesanan, dan tagihan hari itu terhadap rencana. Klaim biaya perjalanan dicek terhadap rute yang benar-benar dilalui, dan aplikasi memastikan setiap kunjungan dan foto sudah terkirim.

Perfetti Van Melle Indonesia menjangkau tiga kali lebih banyak outlet
Perfetti Van Melle Indonesia menaikkan cakupan outlet 3x dengan aplikasi SFA dan optimasi rute BeatRoute. Studi kasusnya.
Cara memilih aplikasi SFA
Nilai aplikasinya dari lima hal, dan uji sendiri setiap hal saat demo. BeatRoute cocok untuk brand yang salesman-nya menjual ke banyak toko lewat distributor dan ingin manajemen distributor di platform yang sama.
| Yang dinilai | Yang dilakukan BeatRoute | Cara mengujinya |
|---|---|---|
| Apa yang ditawarkan berikutnya | Setiap toko terbuka dengan produk yang perlu ditawarkan di sana, beserta alasannya | Buka toko yang sudah berhenti memesan. Apakah aplikasi memberi tahu apa yang harus dilakukan? |
| Ponsel yang dibawa salesman | Android dan iOS, di ponsel milik salesman sendiri | Pasang di ponsel paling murah di tim Anda |
| Tanpa sinyal | Pesanan, pembayaran, dan foto antre di ponsel dan terkirim kemudian | Catat satu pesanan dan satu pembayaran dalam mode pesawat, lalu sambungkan lagi |
| Waktu belajar | Modul belajar di dalam aplikasi melatih salesman sambil bekerja | Berikan ke salesman baru tanpa pengarahan, lalu hitung waktu sampai pesanan pertamanya |
| Penilaian pengguna | Ulasan publik di Google Play, G2, dan Capterra | Baca juga ulasan bintang satu dan dua, bukan hanya rata-ratanya |
Yang membuat salesman tetap memakai aplikasi SFA
Aplikasi SFA dipakai setiap hari kalau ia memberi salesman sesuatu sebagai ganti data yang dimintanya.
- Tidak ada laporan yang ditulis malam hari. Setiap check-in, pesanan, dan foto sampai ke supervisor begitu tersinkron, lengkap dengan kunjungan terhadap rencana rute. Supervisor tahu toko mana yang terlewat tanpa menelepon siapa pun, dan salesman tidak perlu mengetik apa-apa setelah toko terakhir.
- Lebih sedikit mengetik di depan etalase. Tagihan toko, produk yang biasa diambil, dan promonya sudah ada, dan pesanannya sudah disarankan. Salesman tinggal memeriksa lalu mengirimnya.
- Satu aplikasi untuk semua yang berkunjung. Kalau salesman taking order, merchandiser, dan tim kanvas memakai aplikasi sendiri-sendiri, data satu toko tersebar di tiga tempat. Dalam satu aplikasi SFA, setiap kunjungan, pesanan, dan pengecekan rak masuk ke catatan toko yang sama.
Untuk gambaran platform yang lebih luas, lihat software SFA dan aplikasi sales lapangan.
Nilai di Google Play, G2, dan Capterra
Skor di bawah ini diambil langsung dari platform ulasan publik.
Brand ritel yang memakai BeatRoute


















Coba aplikasi SFA di salah satu rute Anda sendiri
Demo instan menunjukkan sehari kerja salesman di aplikasi, dari absen pagi sampai sinkronisasi terakhir.
Keep reading
View all βPertanyaan yang sering diajukan
Apakah aplikasi SFA sama dengan CRM?+
Tidak. CRM mencatat peluang penjualan dalam pipeline, kebanyakan dari meja kantor. Aplikasi SFA menjalankan kunjungannya sendiri, di ponsel, di toko. Baca SFA vs CRM untuk perbandingan lengkapnya.
Apakah aplikasi sales lapangan sama dengan field force?+
Field force automation mencakup semua tim yang bekerja di luar kantor, termasuk teknisi servis. Aplikasi SFA adalah bagian penjualannya: rute kunjungan, pesanan, penagihan, dan rak. Untuk tim yang tugasnya lebih dari menjual, lihat software field force.
Berapa lama implementasinya, dan apakah ERP kami tetap dipakai?+
Sebagian besar tim go-live dalam 21 hari. BeatRoute mengimpor spreadsheet Anda dan berjalan berdampingan dengan ERP, jadi sistem lama tetap dipakai (integrasi). PT Combiphar, perusahaan farmasi, go-live di BeatRoute SFA dalam dua bulan (studi kasus).
Berapa biaya paket SFA untuk tim sales lapangan 50 orang?+
BeatRoute adalah software berlangganan, dengan harga per pengguna dan modul pada kontrak tahunan, tanpa uji coba gratis. Jadi biaya untuk 50 salesman bergantung pada jumlah pengguna dan modul yang Anda pilih. Saat demo, kami menyusun penawaran untuk tim Anda. Lihat paket harga.
Di mana data kami disimpan dan bagaimana keamanannya?+
BeatRoute dihosting di AWS dengan disaster recovery khusus. BeatRoute bersertifikat AICPA SOC 2 Type II serta memiliki ISO 27001:2022 dan ISO 9001:2015, yang diaudit setiap tahun. Rincian lengkapnya ada di Trust Center.





